Materi Ajar

  

๐Ÿ“‹  MATERI AJAR    PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN (PJOK)

KELAS 4 SD  ·  SEMESTER 1

Aktivitas Variasi dan Kombinasi Pola Gerak Dasar Non-Lokomotor

 

KETERANGAN

ISIAN

๐Ÿง”๐Ÿป Nama Guru 

Dian Fitra Wanda, S.Pd

๐Ÿซ  Kelas / Semester

Kelas 4  /  Semester 1

๐Ÿ“–  Elemen

Aktivitas Jasmani / Gerak Dasar

๐Ÿ“  Materi Pokok

Variasi dan Kombinasi Pola Gerak Dasar Non-Lokomotor

⏱️  Hari / Tanggal 

Kamis / 6 Agustus 2026

๐Ÿ› ️  Model Pembelajaran

Discovery Learning & Demonstrasi Langsung

 

๐ŸŽฏ  TUJUAN PEMBELAJARAN

        Murid mampu memahami pengertian gerak dasar non-lokomotor dan membedakannya dari gerak lokomotor.

        Murid mampu menjelaskan dan mempraktikkan 8 gerak dasar non-lokomotor dengan teknik yang benar.

        Murid mampu membedakan pengertian VARIASI dan KOMBINASI gerak dasar non-lokomotor.

        Murid mampu mempraktikkan berbagai variasi gerak non-lokomotor berdasarkan arah, kecepatan, level, dan irama.

        Murid mampu mempraktikkan kombinasi dua atau lebih gerak non-lokomotor dalam rangkaian yang lancar.

        Murid mampu mengaitkan gerak non-lokomotor dengan aktivitas kehidupan sehari-hari dan olahraga.

 

 

☀️  Assalamu'alaikum, Anak-anak Kelas 4 yang Bersemangat!

Selamat pagi dan selamat datang di pelajaran PJOK yang seru hari ini!

Hari ini kita akan belajar gerak yang sering kita lakukan tanpa sadar setiap harinya —

yaitu GERAK DASAR NON-LOKOMOTOR! ๐Ÿคธ✨

Pak Guru sudah menyiapkan cerita seru, contoh nyata, kegiatan praktik yang menyenangkan, dan soal-soal yang menantang. Sudah siap? Yuk kita mulai! ^,^

 

 

 

๐Ÿคธ  PJOK  ·  KELAS 4 SD

VARIASI DAN KOMBINASI

POLA GERAK DASAR NON-LOKOMOTOR

Gerak yang dilakukan di tempat — tapi pengaruhnya luar biasa untuk kesehatan dan olahraga! ๐ŸŒŸ

 

๐Ÿคธ  BAGIAN 1 — MENGENAL GERAK DASAR NON-LOKOMOTOR

 

๐Ÿ“– Apa Itu Gerak Dasar Non-Lokomotor?

๐ŸŒ…  Pagi Hari Pak Guru — Penuh Gerak Non-Lokomotor!

Setiap pagi sebelum mengajar, Pak Guru melakukan rutinitas senam pagi selama 10 menit. Pak Guru membungkuk ke depan menyentuh ujung kaki, lalu meliukkan tubuh ke kiri dan ke kanan. Setelah itu, Pak Guru memutar badan dan mengayunkan tangan ke atas-bawah. Kemudian merentangkan tangan ke samping selebar-lebarnya dan menekuk lutut perlahan. Tidak sekalipun Pak Guru berpindah dari tempat berdirimya! Semua gerakan tadi dilakukan DI TEMPAT — itulah GERAK DASAR NON-LOKOMOTOR!

 

Gerak dasar non-lokomotor adalah gerakan tubuh yang dilakukan DI TEMPAT tanpa berpindah dari satu titik ke titik lain. Gerak ini biasanya melibatkan persendian, otot-otot tubuh, dan koordinasi tanpa perpindahan posisi.

 

๐Ÿ’ก Analogi yang Mudah Dipahami!

Bayangkan sebuah POHON BESAR. Pohon itu tidak berpindah tempat — akarnya tetap di tanah. Tapi ranting dan daunnya bisa melengkung, berayun, dan berputar mengikuti angin. Itulah non-lokomotor! Tubuh kita seperti pohon — kita bisa membungkuk, memutar, mengayun, dan meliuk TANPA harus berpindah tempat. Keren bukan?

 

⚖️ Perbedaan Lokomotor vs Non-Lokomotor vs Manipulatif

๐Ÿƒ LOKOMOTOR

๐Ÿคธ NON-LOKOMOTOR

๐ŸŽฏ MANIPULATIF

Tubuh BERPINDAH TEMPAT

Tubuh DIAM DI TEMPAT

Melibatkan BENDA/ALAT

Berjalan, berlari, melompat, merangkak

Membungkuk, memutar, mengayun, meliuk

Melempar, menangkap, menendang bola

Titik A → Titik B (ada perpindahan)

Tidak ada perpindahan posisi

Interaksi dengan objek eksternal

Otot besar kaki & paha dominan

Otot inti, bahu, & punggung dominan

Kombinasi otot + koordinasi mata-tangan

Contoh: lari 100 meter, lompat jauh

Contoh: senam pagi, pemanasan, yoga

Contoh: lempar bola, smash bulu tangkis

 

๐ŸŽฏ Cara Mudah Membedakan:

Tanya dirimu: 'Apakah aku berpindah tempat?' → Kalau YA = Lokomotor. Kalau TIDAK = Non-Lokomotor. Tanya lagi: 'Apakah aku memegang atau menggunakan benda?' → Kalau YA = Manipulatif. Sesederhana itu! Sekarang coba bedakan: 'Membungkuk mengambil bola yang jatuh' — kamu membungkuk (non-lokomotor) lalu berjalan (lokomotor) dan mengambil bola (manipulatif). Satu aktivitas bisa mengandung ketiganya!

 

๐ŸŒŸ 8 Gerak Dasar Non-Lokomotor yang Wajib Dikuasai

Berikut 8 gerak dasar non-lokomotor utama yang perlu dipahami dan dipraktikkan. Setiap gerak memiliki teknik, manfaat, dan penerapan yang berbeda dalam olahraga dan kehidupan sehari-hari:

 

๐Ÿ™‡

1. MEMBUNGKUK (Bending)

๐Ÿ“– Pengertian:

Gerakan menundukkan badan ke arah depan, samping, atau belakang dari posisi berdiri atau duduk tegak. Salah satu gerak non-lokomotor paling dasar.

✅ Teknik yang Benar:

        Berdiri tegak dengan kaki selebar bahu sebagai posisi awal

        Turunkan badan perlahan ke arah yang dituju (depan/samping/belakang)

        Saat membungkuk ke depan: jaga lutut tetap lurus, raih ujung kaki

        Tahan posisi selama 8–10 hitungan untuk peregangan optimal

        Kembali ke posisi tegak secara perlahan — jangan bangkit tiba-tiba

 

๐ŸŒ Contoh Nyata:

        Membungkuk mengambil buku yang jatuh di bawah meja

        Membungkuk memasukkan tali sepatu pagi sebelum sekolah

        Membungkuk saat salim kepada orang tua sebagai bentuk hormat

        Gerakan membungkuk dalam senam lantai dan yoga anak

 

๐ŸŒŠ

2. MELIUK / MELENGKUNG (Swaying/Arching)

๐Ÿ“– Pengertian:

Gerakan melengkungkan tubuh ke arah samping kiri atau kanan — seperti batang pohon yang tertiup angin. Melatih kelenturan pinggang dan otot samping tubuh.

✅ Teknik yang Benar:

        Berdiri tegak, kaki selebar bahu, tangan di samping tubuh

        Angkat satu tangan ke atas kepala lurus ke atas langit-langit

        Liukkan tubuh perlahan ke arah yang berlawanan (tangan kanan = liuk ke kiri)

        Tahan 8 hitungan, rasakan regangan di sisi tubuhmu

        Ulangi ke arah sebaliknya — kiri dan kanan sama banyaknya

 

๐ŸŒ Contoh Nyata:

        Pemanasan PJOK: meliukkan tubuh ke kiri-kanan sebelum olahraga

        Gerakan dalam tari tradisional Indonesia (tari Saman, tari Merak)

        Meliuk dalam senam irama mengikuti musik

        Yoga anak — Crescent Moon Pose (pose bulan sabit)

 

๐Ÿ”„

3. MEMUTAR (Twisting/Rotating)

๐Ÿ“– Pengertian:

Gerakan memutarkan bagian tubuh — bisa memutar badan, kepala, lengan, atau pinggang — tanpa berpindah tempat. Penting untuk melatih kelenturan tulang belakang.

✅ Teknik yang Benar:

        Berdiri tegak, kaki selebar bahu, tangan di pinggang atau direntangkan

        Putar tubuh bagian atas (dari pinggang ke atas) ke kiri semaksimal mungkin

        Tahan 2–3 hitungan, lihat ke arah belakang jika memungkinkan

        Kembalikan ke posisi tengah dan putar ke arah kanan

        Variasikan: memutar kepala, memutar lengan, memutar pergelangan tangan

 

๐ŸŒ Contoh Nyata:

        Memutar badan saat melihat ke belakang di kelas

        Gerakan memutar dalam bulutangkis saat melakukan smash

        Memutar pinggang dalam renang gaya kupu-kupu

        Gerakan berputar dalam seni bela diri pencak silat

 

๐Ÿซณ

4. MENGAYUN (Swinging)

๐Ÿ“– Pengertian:

Gerakan mengayunkan anggota tubuh (tangan atau kaki) ke depan-belakang atau ke samping secara berirama — seperti gerakan ayunan di taman.

✅ Teknik yang Benar:

        Berdiri tegak dengan posisi stabil

        Ayunkan tangan ke depan dan ke belakang secara bergantian dengan irama teratur

        Mulai dengan ayunan kecil, perlahan perbesar amplitudo ayunan

        Untuk ayunan kaki: pegang sandaran, ayunkan kaki lurus ke depan-belakang

        Jaga agar tubuh bagian lain tetap stabil saat satu bagian mengayun

 

๐ŸŒ Contoh Nyata:

        Mengayunkan tangan saat berjalan (lokomotor + non-lokomotor bersamaan)

        Mengayunkan kaki dalam senam pemanasan sebelum berlari

        Gerakan mengayun lengan dalam renang gaya bebas

        Mengayunkan raket dalam bulu tangkis sebelum memukul shuttlecock

 

๐Ÿ’ช

5. MENDORONG (Pushing)

๐Ÿ“– Pengertian:

Gerakan memberikan tekanan ke arah luar dari tubuh — mendorong benda atau bagian tubuh sendiri menjauhi pusat tubuh. Melatih kekuatan otot lengan dan dada.

✅ Teknik yang Benar:

        Posisi berdiri atau jongkok, genggam tangan atau letakkan di depan dada

        Dorong ke arah yang dituju secara perlahan namun dengan tenaga penuh

        Kontraksikan otot dada, bahu, dan trisep saat mendorong

        Pertahankan badan tetap stabil — jangan goyah saat mendorong

        Variasikan: dorong ke atas (seperti angkat beban), dorong ke samping

 

๐ŸŒ Contoh Nyata:

        Push-up: mendorong tubuh naik dari lantai

        Mendorong bola kedalam keranjang dalam basket

        Mendorong lemari saat membersihkan ruangan bersama orang tua

        Gerakan mendorong dalam senam lantai dan aktivitas fisik harian

 

๐Ÿคฒ

6. MENARIK (Pulling)

๐Ÿ“– Pengertian:

Gerakan menarik sesuatu atau bagian tubuh ke arah dalam / mendekat ke pusat tubuh. Kebalikan dari mendorong. Melatih otot punggung, bisep, dan bahu.

✅ Teknik yang Benar:

        Posisikan tubuh menghadap arah tarikan

        Genggam tangan kuat-kuat, tekuk siku, tarik ke arah tubuh

        Kontraksikan otot punggung dan bisep saat menarik

        Jaga posisi kaki agar tidak tergeser — injak kuat di lantai

        Variasikan: menarik ke atas, ke bawah, ke samping, atau ke dalam

 

๐ŸŒ Contoh Nyata:

        Pull-up / gantung diri di palang: menarik tubuh ke atas

        Tarik tambang dalam lomba tarik tambang 17 Agustus

        Membuka laci meja yang berat di kelas

        Menarik tali saat permainan tradisional 'tarik menarik'

        Gerakan menarik dayung dalam olahraga kayak / kano

 

๐Ÿฆต

7. MENEKUK (Flexing)

๐Ÿ“– Pengertian:

Gerakan melipat/menekuk bagian tubuh pada persendian — seperti menekuk lutut, siku, jari, atau pergelangan kaki. Sangat penting sebagai dasar hampir semua gerakan olahraga.

✅ Teknik yang Benar:

        Identifikasi sendi yang akan ditekuk (lutut, siku, pergelangan, jari)

        Tekuk sendi perlahan hingga sudut yang diinginkan

        Tahan posisi tekukan beberapa detik jika untuk peregangan

        Luruskan kembali secara perlahan dan terkontrol

        Jangan menekuk melebihi batas kemampuan sendi — dengarkan tubuhmu!

 

๐ŸŒ Contoh Nyata:

        Menekuk lutut saat jongkok mengambil barang di lantai

        Menekuk siku saat push-up atau angkat beban

        Menekuk jari saat menggenggam raket bulu tangkis

        Menekuk pergelangan kaki saat pemanasan sebelum berlari

        Squat (jongkok): menekuk lutut + pinggang secara bersamaan

 

๐Ÿ™Œ

8. MERENTANG / MEREGANGKAN (Stretching/Extending)

๐Ÿ“– Pengertian:

Gerakan meluruskan atau memperluas bagian tubuh semaksimal mungkin — kebalikan dari menekuk. Meningkatkan kelenturan dan jangkauan gerak (range of motion).

✅ Teknik yang Benar:

        Dari posisi apapun, luruskan bagian tubuh yang ingin direntangkan

        Rentang secara perlahan — jangan hentakan atau tiba-tiba

        Tahan posisi rentang selama 15–30 detik untuk peregangan statis

        Bernapas dengan normal selama merentang — jangan menahan napas

        Jika terasa nyeri tajam, segera hentikan — itu tanda terlalu dipaksakan

 

๐ŸŒ Contoh Nyata:

        Merentangkan tangan saat bangun tidur di pagi hari (stretching pagi)

        Merentangkan kaki sebelum berlari atau lompat jauh

        Merentangkan lengan dalam gaya renang bebas dan kupu-kupu

        Gerakan merentang dalam yoga: Warrior Pose, Star Pose

 

๐Ÿ“Š  Tabel Ringkasan — 8 Gerak Dasar Non-Lokomotor

Gerak Dasar

Bagian Tubuh Utama

Manfaat Utama

Contoh dalam Olahraga

๐Ÿ™‡ Membungkuk

Punggung, pinggul, paha belakang

Kelenturan punggung & hamstring

Pemanasan lari, senam lantai

๐ŸŒŠ Meliuk

Pinggang, otot samping (oblique)

Kelenturan pinggang, postur tegap

Senam irama, tari tradisional

๐Ÿ”„ Memutar

Tulang belakang, pinggang, bahu

Kelenturan rotasional tubuh

Bulutangkis, renang, pencak silat

๐Ÿซณ Mengayun

Bahu, lengan, pinggul, kaki

Koordinasi & ritme gerak

Renang, senam irama, jalan cepat

๐Ÿ’ช Mendorong

Dada, bahu, trisep, lengan

Kekuatan otot dada & lengan

Push-up, basket, bola tangan

๐Ÿคฒ Menarik

Punggung, bisep, bahu belakang

Kekuatan otot punggung & lengan

Pull-up, tarik tambang, dayung

๐Ÿฆต Menekuk

Semua sendi (lutut, siku, dll.)

Fleksibilitas sendi, dasar semua gerak

Squat, push-up, semua olahraga

๐Ÿ™Œ Merentang

Semua otot & sendi tubuh

Kelenturan total, cegah cedera

Pemanasan, yoga, renang

 

 

๐Ÿ”„  BAGIAN 2 — VARIASI GERAK DASAR NON-LOKOMOTOR

 

๐Ÿ“– Apa Itu Variasi Gerak Non-Lokomotor?

Variasi gerak non-lokomotor adalah melakukan SATU JENIS gerak non-lokomotor yang sama, namun dengan cara, kondisi, atau parameter yang berbeda-beda. Variasi dapat dilakukan dengan mengubah: ARAH, LEVEL/KETINGGIAN, KECEPATAN, IRAMA, atau INTENSITAS gerakan.

 

๐Ÿ’ก  Analogi Variasi — Satu Pohon, Banyak Cara Bergoyang!

Bayangkan sebuah pohon yang bergoyang tertiup angin. Kadang anginnya kencang sehingga pohon bergoyang cepat dan lebar (variasi kecepatan tinggi, amplitudo besar). Kadang anginnya sepoi sehingga pohon bergoyang pelan dan kecil (variasi kecepatan rendah, amplitudo kecil). Tapi pohonnya tetap satu! Begitu pula variasi gerak non-lokomotor — geraknya tetap satu (misalnya mengayun), tapi caranya bisa bermacam-macam.

 

๐Ÿ“‹ 5 Jenis Variasi Gerak Non-Lokomotor

 

๐Ÿงญ VARIASI 1 — PERUBAHAN ARAH

Melakukan gerak non-lokomotor yang sama, namun diarahkan ke posisi yang berbeda.

 

Gerak Dasar

Arah Depan ⬆️

Arah Samping ↔️

Arah Belakang ⬇️

๐Ÿ™‡ Membungkuk

Membungkuk ke depan meraih ujung jari kaki

Membungkuk ke samping kiri/kanan meraih mata kaki

Membungkuk ke belakang (back bend) — dengan hati-hati!

๐ŸŒŠ Meliuk

Meliuk ke depan seperti busur terbalik

Meliuk ke samping kiri atau kanan seperti bulan sabit

Meliuk ke belakang membentuk lengkungan punggung

๐Ÿ”„ Memutar

Putar kepala menunduk ke bawah (chin to chest)

Putar badan ke kiri dan ke kanan (trunk rotation)

Putar kepala ke belakang melihat bahu kiri/kanan

๐Ÿซณ Mengayun

Ayunkan tangan ke atas (overhead swing)

Ayunkan tangan ke kiri dan ke kanan (lateral swing)

Ayunkan tangan ke bawah di antara kaki (pendulum swing)

 

๐Ÿ“ VARIASI 2 — PERUBAHAN LEVEL / KETINGGIAN POSISI TUBUH

Melakukan gerak non-lokomotor yang sama, namun dari ketinggian posisi tubuh yang berbeda.

 

๐Ÿ”ผ Level Tinggi (Berdiri)

➡️ Level Sedang (Setengah Badan)

๐Ÿ”ฝ Level Rendah (Jongkok/Lantai)

Membungkuk dari posisi berdiri tegak Meliukkan tubuh berdiri Memutar badan saat berdiri Mengayun tangan saat berdiri

Membungkuk dari posisi half-squat Meliuk sambil setengah jongkok Memutar badan sambil berlutut Mengayun tangan sambil setengah jongkok

Membungkuk dari posisi duduk (sit and reach) Meliuk sambil berbaring menyamping Memutar badan dari posisi duduk bersila Mengayun kaki sambil berbaring

Cocok untuk aktivitas: olahraga berdiri, senam aerobik

Cocok untuk aktivitas: pemanasan dinamis, latihan inti

Cocok untuk aktivitas: yoga, senam lantai, peregangan pasif

 

⚡ VARIASI 3 — PERUBAHAN KECEPATAN

Melakukan gerakan non-lokomotor yang sama, namun dengan kecepatan yang berbeda. Kecepatan mempengaruhi efek latihan!

 

๐Ÿข LAMBAT (Slow)

๐ŸฆŠ SEDANG (Medium)

⚡ CEPAT (Fast)

Membungkuk pelan-pelan sambil menghitung 1-2-3-4-5. Cocok untuk peregangan statis yang mendalam.

Meliuk dengan kecepatan sedang mengikuti irama musik 4/4. Cocok untuk pemanasan umum.

Memutar badan dengan cepat seperti petarung pencak silat. Cocok untuk latihan reaksi dan ketangkasan.

Manfaat: peregangan mendalam, melatih kesabaran dan kontrol gerak

Manfaat: pemanasan efektif, koordinasi gerak dengan ritme

Manfaat: melatih reaksi, power otot, dan kecepatan respon

Contoh penerapan: yoga, peregangan setelah olahraga

Contoh penerapan: senam aerobik, pemanasan PJOK

Contoh penerapan: bela diri, senam ritmik tingkat lanjut

 

๐ŸŽต VARIASI 4 — PERUBAHAN IRAMA / RITME

Melakukan gerak non-lokomotor mengikuti pola hitungan atau musik yang berbeda-beda. Irama membuat gerak lebih teratur, indah, dan menyenangkan!

 

Pola Irama

Contoh Penerapan Gerak Non-Lokomotor

๐Ÿฅ Hitungan 2/4 (1-2, 1-2)

Mengayun tangan: ayun ke depan (hitungan 1) → ayun ke belakang (hitungan 2). Tempo cepat dan tegas.

๐Ÿฅ Hitungan 4/4 (1-2-3-4)

Membungkuk ke depan (1) → tahan (2) → naik perlahan (3) → tegak (4). Tempo sedang, sangat umum.

๐Ÿฅ Hitungan 8 (1 s.d. 8)

Meliuk ke kiri (1-2-3-4) → kembali ke tengah → meliuk ke kanan (1-2-3-4). Standar senam aerobik.

๐ŸŽถ Irama Musik Lambat

Merentangkan tubuh mengikuti musik slow tempo — cocok untuk pendinginan dan yoga.

๐ŸŽถ Irama Musik Cepat

Memutar badan dan mengayun tangan mengikuti musik upbeat — cocok untuk senam aerobik.

 

๐Ÿ’ฅ VARIASI 5 — PERUBAHAN INTENSITAS / AMPLITUDO

Melakukan gerak non-lokomotor yang sama namun dengan rentang gerak (amplitudo) yang berbeda — dari yang minimal hingga maksimal.

 

๐Ÿ”ต Amplitudo Kecil (Minimal)

๐ŸŸก Amplitudo Sedang

๐Ÿ”ด Amplitudo Besar (Maksimal)

Membungkuk hanya 30° dari pinggang Mengayun tangan hanya 20 cm Memutar badan hanya 45° Meliuk tubuh sedikit saja

Membungkuk 60° — tangan menyentuh lutut Mengayun tangan setinggi bahu Memutar badan 90° melihat samping Meliuk tubuh secukupnya

Membungkuk penuh — tangan menyentuh lantai Mengayun tangan setinggi di atas kepala Memutar badan 180° melihat ke belakang Meliuk tubuh semaksimal mungkin

Untuk: pemula, lansia, awal pemanasan

Untuk: umum, latihan harian

Untuk: atlet, akhir sesi peregangan

 

๐Ÿ“Œ  Rangkuman 5 Jenis Variasi Gerak Non-Lokomotor:

No.

Jenis Variasi

Apa yang Diubah?

Contoh Konkret

1

๐Ÿงญ Arah

Membungkuk ke depan/samping/belakang

Membungkuk ke depan = berbeda dengan membungkuk ke samping

2

๐Ÿ“ Level

Memutar dari berdiri/duduk/jongkok

Memutar badan berdiri = berbeda dengan memutar saat duduk

3

⚡ Kecepatan

Mengayun pelan vs mengayun cepat

Ayun tangan lambat 4 detik vs ayun cepat 1 detik

4

๐ŸŽต Irama

Membungkuk ikut hitungan 2/4 vs 4/4

Pemanasan irama 4/4 vs senam aerobik irama 8 hitungan

5

๐Ÿ’ฅ Intensitas

Meliuk 30° vs meliuk semaksimal mungkin

Peregangan ringan vs peregangan penuh atlet

 

 

๐Ÿ”—  BAGIAN 3 — KOMBINASI GERAK DASAR NON-LOKOMOTOR

 

๐Ÿ“– Apa Itu Kombinasi Gerak Non-Lokomotor?

Kombinasi gerak non-lokomotor adalah menggabungkan DUA atau LEBIH jenis gerak non-lokomotor yang BERBEDA dalam satu rangkaian gerakan yang mengalir secara berkesinambungan — atau menggabungkan gerak non-lokomotor dengan gerak LOKOMOTOR untuk menghasilkan pola gerak yang lebih kompleks dan fungsional.

 

⚖️  Variasi vs Kombinasi — Pahami Perbedaannya!

๐Ÿ”„ VARIASI Non-Lokomotor

๐Ÿ”— KOMBINASI Non-Lokomotor

Menggunakan SATU JENIS gerak dasar

Menggunakan DUA atau LEBIH gerak dasar yang BERBEDA

Yang berubah: cara melakukannya (arah/level/kecepatan/irama)

Yang berubah: jenisnya — berbagai gerak digabungkan menjadi satu rangkaian

Contoh: Membungkuk ke depan → membungkuk ke samping kiri → membungkuk ke samping kanan (tetap MEMBUNGKUK semua)

Contoh: Membungkuk → memutar → mengayun → merentang (empat gerak BERBEDA digabung)

Analogi: satu lagu dimainkan dengan tempo dan gaya berbeda

Analogi: medley empat lagu berbeda dimainkan bersambung

 

๐Ÿ”— Tiga Tipe Kombinasi Gerak Non-Lokomotor

Kombinasi gerak non-lokomotor dapat dilakukan dalam tiga tipe berdasarkan jenis gerak yang digabungkan:

 

๐Ÿคธ TIPE 1 Non-Loko + Non-Loko

๐Ÿƒ+๐Ÿคธ TIPE 2 Loko + Non-Loko

๐ŸŽฏ TIPE 3 Loko + Non-Loko + Manipulatif

Dua atau lebih gerak non-lokomotor digabung dalam satu rangkaian tanpa perpindahan tempat

Gerak lokomotor (berpindah tempat) digabung dengan gerak non-lokomotor (di tempat)

Tiga jenis gerak sekaligus: berpindah tempat + di tempat + menggunakan alat/benda

Contoh: membungkuk + memutar + mengayun + merentang (senam pagi)

Contoh: berlari → berhenti → membungkuk → berdiri → berlari lagi

Contoh: berlari → berhenti → membungkuk → mengambil bola → melempar (permainan bola)

Manfaat: meningkatkan kelenturan total, koordinasi, dan ritme gerak

Manfaat: kombinasi daya tahan + kelenturan + kekuatan dalam satu latihan

Manfaat: latihan olahraga yang sesungguhnya — paling kompleks dan fungsional

 

๐Ÿ“‹ Contoh-Contoh Kombinasi Gerak Non-Lokomotor yang Nyata

๐Ÿ‹️  Kisah Nyata: Sesi Pemanasan Kelas 4 yang Lengkap!

Pak Guru memimpin pemanasan sebelum pelajaran olahraga. Murid berdiri berjajar di lapangan: Pertama, MEMBUNGKUK ke depan 8 hitungan → MELIUK ke kiri 8 hitungan → MELIUK ke kanan 8 hitungan. Kemudian MEMUTAR badan ke kiri 4 kali → MEMUTAR ke kanan 4 kali. Lalu MENGAYUN tangan ke atas-bawah 8 kali → MENGAYUN ke kiri-kanan 8 kali. Diakhiri dengan MERENTANGKAN seluruh tubuh setinggi mungkin. Total waktu: 5 menit. Tidak ada yang berpindah tempat — semua gerakan di tempat. Tapi tubuh sudah panas dan siap berolahraga! Itulah KOMBINASI gerak non-lokomotor dalam kehidupan nyata!

 

Nama Kombinasi

Urutan Gerak (Non-Lokomotor)

Penerapan dalam Kegiatan

Komponen yang Dilatih

๐Ÿ™‡+๐Ÿ”„ Bungkuk-Putar

Membungkuk ke depan → kembali tegak → memutar badan ke kiri → ke kanan

Pemanasan PJOK, yoga anak, senam pagi

Kelenturan punggung + tulang belakang

๐ŸŒŠ+๐Ÿ™Œ Liuk-Rentang

Meliuk ke kiri → kembali → meliuk ke kanan → merentang tangan ke atas

Senam irama, pemanasan atletik

Kelenturan pinggang + bahu + dada

๐Ÿซณ+๐Ÿคฒ Dorong-Tarik

Mendorong kedua tangan ke depan → menarik kembali ke dada → mendorong ke samping

Latihan kekuatan fungsional, bela diri

Kekuatan otot lengan + dada + punggung

๐Ÿฆต+๐Ÿ™Œ Tekuk-Rentang

Menekuk lutut jongkok → berdiri → merentangkan seluruh tubuh ke atas

Squat to stretch, pemanasan dinamis

Kekuatan kaki + kelenturan total

๐Ÿ”„+๐Ÿซณ Putar-Ayun

Memutar badan → kembali → mengayun tangan ke depan dan belakang

Pemanasan bulu tangkis, senam aerobik

Koordinasi rotasional + ritme ayunan

๐Ÿ™‡+๐ŸŒŠ+๐Ÿ”„ Triple Combo

Membungkuk → meliuk → memutar (tiga gerak berurutan)

Senam pagi komplet, yoga flow anak

Kelenturan total tubuh — paling komprehensif

 

๐Ÿ“‹ Langkah Mempraktikkan Kombinasi Gerak Non-Lokomotor

Ikuti langkah berikut agar praktik kombinasi gerak non-lokomotor berjalan aman, benar, dan menyenangkan:

 

1️⃣

Persiapan

Siapkan ruang yang cukup — minimal lengan tangan tidak menyentuh teman di samping saat direntangkan. Pastikan lantai tidak licin. Copot sepatu jika diperlukan untuk kenyamanan gerak.

 

2️⃣

Pelajari Per Gerakan

Sebelum menggabungkan, kuasai terlebih dahulu SETIAP gerakan secara individual. Membungkuk dulu hingga benar, lalu meliuk, lalu memutar — baru digabungkan.

 

3️⃣

Gabung Dua Gerak

Mulai dengan kombinasi 2 gerak: membungkuk + memutar. Lakukan 4–8 kali hingga transisi antar gerak terasa alami dan tidak kaku atau terputus.

 

4️⃣

Tambah Irama

Setelah kombinasi 2 gerak lancar, tambahkan hitungan atau irama musik. 'Satu-dua-tiga-empat!' — membungkuk. 'Lima-enam-tujuh-delapan!' — memutar.

 

5️⃣

Rangkaian Lengkap

Gabungkan 3–4 gerak dalam rangkaian lengkap tanpa berhenti. Fokus pada kelancaran dan keindahan gerak, bukan pada kecepatan. Bernapas secara normal selama bergerak.

 

6️⃣

Pendinginan

Akhiri dengan gerak merentangkan seluruh tubuh secara perlahan dan bernapas dalam-dalam selama 2–3 menit. Tubuh kembali rileks dan segar setelah bergerak.

 

๐Ÿ… Non-Lokomotor dalam Berbagai Cabang Olahraga

Gerak non-lokomotor ternyata ada di hampir semua cabang olahraga! Perhatikan contoh-contoh berikut:

 

๐Ÿ… Cabang Olahraga

๐Ÿคธ Gerak Non-Lokomotor yang Digunakan

๐Ÿ”— Kombinasinya

๐Ÿ’ช Manfaat

๐Ÿธ Bulu Tangkis

Memutar badan, mengayun raket, menekuk lutut

Berlari → berhenti → memutar → mengayun → menekuk

Jangkauan smash lebih lebar, keseimbangan lebih baik

⚽ Sepak Bola

Memutar badan, menekuk lutut, membungkuk

Berlari → menekuk → memutar → menendang (manipulatif)

Kepala bola lebih tepat, tendangan lebih bertenaga

๐ŸŠ Renang

Mengayun lengan, merentangkan tubuh, memutar badan

Merentang + memutar + mengayun (semua non-loko di dalam air)

Efisiensi gerakan di air, kecepatan renang meningkat

๐Ÿฅ‹ Pencak Silat

Memutar badan, membungkuk, mendorong, menarik

Memutar → mendorong → menarik → membungkuk (rangkaian jurus)

Kecepatan & ketepatan jurus, keseimbangan tempur

๐Ÿคธ Senam Lantai

Membungkuk, meliuk, memutar, merentang

Meliuk + merentang + memutar (gerakan floor routine)

Keindahan gerak, kelenturan total, ekspresi

๐ŸŽฝ Atletik Lari

Mengayun lengan, menekuk lutut, membungkuk saat start

Membungkuk (start) → ayun lengan → tekuk lutut (lari)

Kecepatan lari optimal, efisiensi energi

๐Ÿ Bola Voli

Menekuk lutut, merentang tangan, mendorong

Menekuk + merentang + mendorong (spike & block)

Lompatan lebih tinggi, pukulan lebih keras

๐Ÿšด Senam Irama

Mengayun, meliuk, memutar, merentang (semua!)

Rangkaian semua gerak non-loko diiringi musik

Koordinasi, kelenturan, ekspresi, irama gerak

 

๐ŸŒŸ  Manfaat Menguasai Variasi & Kombinasi Gerak Non-Lokomotor:

๐Ÿ’ช Manfaat Fisik:

        Meningkatkan kelenturan (fleksibilitas) seluruh persendian tubuh

        Memperkuat otot-otot inti (core): perut, punggung, dan pinggang

        Memperluas jangkauan gerak (range of motion) semua sendi

        Mencegah cedera otot dan sendi saat berolahraga

        Memperbaiki postur tubuh — tegap, tidak bungkuk

        Meningkatkan koordinasi dan keseimbangan tubuh

๐Ÿง  Manfaat Mental & Sosial:

        Meningkatkan fokus dan konsentrasi melalui koordinasi gerak yang teratur

        Mengurangi stres dan ketegangan otot yang menumpuk akibat duduk lama

        Meningkatkan kepercayaan diri — 'Aku bisa bergerak dengan benar!'

        Membangun rasa ritme dan estetika gerak yang berguna dalam seni tari

        Mengembangkan disiplin dan kesabaran melalui latihan teknik yang berulang

 

 

๐Ÿ“  LATIHAN SOAL — PILIHAN GANDA

 

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat dengan melingkari huruf a, b, c, atau d!

 

1. Gerak dasar non-lokomotor adalah gerakan yang...

a. Memindahkan tubuh dari satu tempat ke tempat lain

b. Dilakukan di tempat tanpa berpindah posisi

c. Menggunakan alat bantu seperti bola atau raket

d. Hanya bisa dilakukan oleh atlet profesional

2. Saat Pak Guru melakukan gerakan membungkuk ke depan, kemudian meliuk ke kiri, lalu memutar badan — Pak Guru sedang melakukan...

a. Variasi gerak lokomotor

b. Gerak manipulatif

c. Kombinasi gerak non-lokomotor

d. Gerak lokomotor gabungan

3. Membungkuk ke depan → membungkuk ke samping kiri → membungkuk ke samping kanan. Kegiatan ini merupakan...

a. Kombinasi gerak non-lokomotor (tiga gerak berbeda digabung)

b. Variasi gerak non-lokomotor (satu gerak dengan arah berbeda)

c. Gerak lokomotor ke berbagai arah

d. Gerak manipulatif dengan tiga alat

4. Gerakan non-lokomotor yang melatih kekuatan otot PUNGGUNG dan BISEP secara utama adalah...

a. Membungkuk

b. Memutar

c. Menarik

d. Meliuk

5. Dalam pertandingan bulu tangkis, seorang pemain berlari ke sudut lapangan, BERHENTI, lalu MEMUTAR BADAN dan MENGAYUN RAKET. Urutan gerak ini adalah contoh kombinasi...

a. Non-lokomotor saja

b. Lokomotor dan non-lokomotor

c. Manipulatif saja

d. Non-lokomotor dan manipulatif

6. Mengayun tangan dengan amplitudo besar (lebar) dibandingkan amplitudo kecil adalah contoh variasi gerak berdasarkan perubahan...

a. Arah

b. Irama

c. Kecepatan

d. Intensitas / Amplitudo

7. Sebelum berlari sprint, pelari melakukan gerakan merentangkan kaki dan membungkuk untuk menyentuh ujung kaki. Tujuan utama gerak non-lokomotor ini adalah...

a. Menambah kecepatan lari sprint

b. Mempersiapkan otot dan sendi agar tidak cedera saat berlari

c. Membuat pelari terlihat lebih keren di depan penonton

d. Mengurangi beban kaki saat berlari

8. Rangkaian: jongkok (menekuk lutut) → berdiri → merentangkan tubuh ke atas setinggi mungkin → kembali jongkok. Ini adalah contoh kombinasi gerak...

a. Menekuk dan merentang (non-lokomotor)

b. Berlari dan melompat (lokomotor)

c. Mendorong dan menarik (non-lokomotor)

d. Memutar dan mengayun (non-lokomotor)

9. Melakukan gerakan membungkuk dengan hitungan lambat 1-2-3-4-5 untuk peregangan mendalam adalah variasi berdasarkan perubahan...

a. Arah

b. Kecepatan

c. Irama

d. Level

10. Manfaat UTAMA mempelajari variasi dan kombinasi gerak non-lokomotor adalah...

a. Membuat tubuh bisa berlari lebih cepat dari teman

b. Meningkatkan kelenturan, koordinasi, kekuatan otot inti, dan mencegah cedera

c. Hanya berguna saat pelajaran PJOK di sekolah

d. Membantu tubuh berpindah tempat lebih jauh

 

๐Ÿ”‘  KUNCI JAWABAN

1. b  |  2. c  |  3. b  |  4. c  |  5. b  |  6. d  |  7. b  |  8. a  |  9. b  |  10. b

 

๐Ÿ“Š Rubrik Penilaian Keterampilan Gerak Non-Lokomotor

Aspek Penilaian

Belum Berkembang (1)

Sedang Berkembang (2)

Sudah Berkembang (3)

Teknik Gerak

Gerak tidak sesuai teknik — postur tidak benar, sendi dipaksakan

Teknik cukup benar dengan 1–2 perbaikan postur

Teknik sempurna: postur benar, sendi tidak dipaksakan, kontrol baik

Variasi Gerak

Hanya mampu 1 variasi dari gerak yang diminta

Mampu 2–3 variasi dengan cukup lancar

Mampu 4–5 variasi dengan lancar, percaya diri, dan kreatif

Kombinasi Gerak

Sulit menggabungkan 2 gerak — berhenti & bingung di transisi

Mampu 2 gerak dengan transisi cukup lancar

Mampu 3+ gerak dalam rangkaian sangat lancar tanpa berhenti

Keamanan & Kontrol

Bergerak terlalu cepat, tidak terkontrol, risiko cedera

Bergerak cukup terkontrol namun masih perlu pengawasan

Bergerak terkontrol penuh, tidak terburu-buru, aman dan nyaman

 

 

  KESIMPULAN

 

Gerak dasar non-lokomotor adalah gerakan yang dilakukan di tempat tanpa berpindah posisi — namun manfaatnya luar biasa bagi kebugaran, kelenturan, dan kemampuan olahraga secara keseluruhan. Ada 8 gerak dasar non-lokomotor utama: membungkuk, meliuk, memutar, mengayun, mendorong, menarik, menekuk, dan merentang — masing-masing melatih bagian tubuh yang berbeda dan saling melengkapi.

 

Variasi gerak non-lokomotor berarti melakukan satu gerak dengan cara berbeda — mengubah arah, level, kecepatan, irama, atau intensitasnya. Sementara kombinasi gerak non-lokomotor berarti menggabungkan dua atau lebih gerak yang berbeda dalam satu rangkaian yang mengalir. Kedua kemampuan ini adalah fondasi dari hampir semua gerakan dalam olahraga: dari smash bulu tangkis, tendangan sepak bola, gerakan renang, hingga jurus pencak silat — semuanya mengandung gerak non-lokomotor.

 

๐ŸŒŸ  Poin Penting yang Harus Diingat:

          Non-Lokomotor = gerak DI TEMPAT tanpa berpindah posisi.

          8 Gerak Utama: Membungkuk, Meliuk, Memutar, Mengayun, Mendorong, Menarik, Menekuk, Merentang.

          VARIASI = satu gerak, cara berbeda (arah/level/kecepatan/irama/intensitas).

          KOMBINASI = dua/lebih gerak berbeda digabung menjadi satu rangkaian lancar.

          Non-lokomotor ADA dalam semua cabang olahraga — kuasai agar prestasimu meningkat!

          Bergerak dengan KONTROL dan perlahan lebih baik daripada cepat tapi salah teknik!

 

๐Ÿ†  RUMUS GERAK NON-LOKOMOTOR YANG BAIK:

KUASAI TEKNIK DASAR    VARIASIKAN    KOMBINASIKAN    TERAPKAN DALAM OLAHRAGA

 

 

๐Ÿ“œ  PENUTUP

 

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta'ala yang senantiasa memberikan nikmat sehat dan kemampuan bergerak kepada kita semua. Shalawat serta salam kita sampaikan kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam, yang mengajarkan pentingnya menjaga kesehatan sebagai amanah yang wajib dijaga.

 

Kepada Anak-anak Kelas 4 yang Pak Guru banggakan,

Tahukah kalian? Gerak non-lokomotor yang kalian pelajari hari ini sebenarnya sudah kalian lakukan ribuan kali tanpa sadar! Setiap pagi saat merentangkan tubuh sehabis bangun tidur, setiap kali membungkuk mengambil barang, setiap kali memutar badan melihat siapa yang memanggil dari belakang — itu semua adalah gerak non-lokomotor! Kini kalian tahu NAMANYA, TEKNIKNYA, dan cara melakukannya dengan BENAR. Pengetahuan ini akan membuat setiap gerakan kalian menjadi lebih efisien, lebih aman dari cedera, dan lebih bertenaga dalam olahraga.

 

Pak Guru berpesan: jangan hanya menghafal nama-nama geraknya — tetapi PRAKTIKKAN setiap hari! Saat bangun pagi, lakukan peregangan 5 menit: membungkuk, meliuk, memutar, merentang. Tubuhmu akan segar sepanjang hari, otakmu lebih fokus saat belajar, dan prestasimu dalam olahraga akan meningkat. Gerak yang baik adalah investasi terbaik untuk kesehatan jangka panjang!

 

Kepada Bapak dan Ibu Orang Tua / Wali Murid yang terhormat,

Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan dan dukungan Bapak dan Ibu. Materi gerak non-lokomotor ini sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari. Kami mengajak Bapak dan Ibu untuk mendukung kebiasaan peregangan dan gerak aktif anak di rumah. Sesederhana mengajak anak melakukan senam ringan bersama di pagi hari, atau mengingatkan anak untuk peregangan setelah duduk lama belajar — sudah sangat bermanfaat bagi kesehatan dan kebugaran anak jangka panjang.

 

"Tubuh yang lentur adalah tubuh yang kuat —

karena kelenturan adalah keseimbangan antara kekuatan dan kelembutan.

Bergeraklah dengan benar hari ini,

agar tubuhmu bisa terus bergerak dengan bebas seumur hidupmu!"

 

Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala memberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan kepada kita semua. Semoga ilmu yang kita pelajari hari ini menjadi ilmu yang bermanfaat, dan semoga anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang sehat jasmani, kuat rohani, cerdas akal, dan mulia akhlaknya. Aamiin ya Rabbal 'Alamin.

 

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 


 

๐Ÿ“Œ  Materi Ajar Resmi PJOK Kelas 4 SD  ·  Variasi dan Kombinasi Pola Gerak Dasar Non-Lokomotor  ·  Semester 1  ·  TP 2025/2026

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisi-Kisi STS kelas 6

Kisi kisi SAS Ganjil

Materi Ajar