Materi Ajar
|
๐ MATERI AJAR
— PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA,
DAN KESEHATAN (PJOK) KELAS 4 SD ·
SEMESTER 1 · PERTEMUAN LANJUTAN Aktivitas Variasi dan Kombinasi Pola Gerak Dasar
Non-Lokomotor |
|
KETERANGAN |
ISIAN |
|
๐ง๐ป Nama Guru |
Dian Fitra WAnda, S.Pd |
|
๐ซ Kelas / Semester |
Kelas
4 /
Semester 1 |
|
๐ Pertemuan |
Pertemuan
Lanjutan (Sambungan dari Pertemuan Sebelumnya) |
|
๐ Materi Lanjutan |
Praktik
Rangkaian, Kreasi Gerak, Permainan & Penilaian |
|
⏱️ Hari / Tanggal |
Senin / 10 Agustus 2026 |
|
๐ ️ Model Pembelajaran |
Project-Based
Learning (PjBL) & Cooperative Learning |
|
๐ KONEKSI DENGAN MATERI SEBELUMNYA Pada pertemuan
sebelumnya kita sudah mempelajari:
๐ Pada pertemuan LANJUTAN ini, kita akan: •
Merekap dan menguji
pemahaman materi sebelumnya melalui kuis kilat. •
Memperdalam praktik
dengan RANGKAIAN SENAM PAGI NON-LOKOMOTOR 8 Hitungan. •
Mengenal variasi dan
kombinasi non-lokomotor dalam OLAHRAGA TRADISIONAL INDONESIA. •
Berkreasi merancang
RANGKAIAN GERAK SENDIRI secara berkelompok (Project Mini). •
Melakukan PENILAIAN DIRI
dan PENILAIAN ANTAR TEMAN melalui LKPD Praktik. •
Mengerjakan SOAL LATIHAN
LANJUTAN yang lebih menantang dari pertemuan sebelumnya. |
|
๐ฏ TUJUAN PEMBELAJARAN PERTEMUAN LANJUTAN •
Murid mampu mengingat
kembali dan menjelaskan konsep non-lokomotor dari pertemuan sebelumnya. •
Murid mampu mempraktikkan
Rangkaian Senam Pagi 8×8 hitungan secara mandiri dan lancar. •
Murid mampu
mengidentifikasi gerak non-lokomotor dalam olahraga tradisional Indonesia. •
Murid mampu merancang dan
memperagakan rangkaian gerak non-lokomotor kreasi sendiri (min. 4 gerakan). •
Murid mampu menilai
kualitas gerak sendiri dan teman menggunakan rubrik penilaian sederhana. •
Murid mampu menerapkan
prinsip keselamatan dan keamanan dalam setiap praktik gerak. |
☀️
Assalamu'alaikum, Anak-anak Kelas 4 yang Luar Biasa!
Selamat
datang kembali di pelajaran PJOK yang seru!
Hari
ini adalah LANJUTAN dari pelajaran kita sebelumnya tentang Gerak Non-Lokomotor.
Kali ini kita akan MEMPRAKTIKKAN lebih
dalam dan berkreasi sendiri! ๐คธ๐
Pak Guru sangat penasaran:
seberapa dalam kalian sudah menguasai materi sebelumnya? Buktikan hari ini! ^,^
๐คธ PJOK
· KELAS 4 SD ·
PERTEMUAN LANJUTAN
DARI TEORI KE PRAKTIK —
KUASAI GERAK NON-LOKOMOTOR!
Belajar konsepnya sudah.
Sekarang saatnya bergerak, berkreasi, dan berprestasi! ๐ช
|
⚡
SESI 1 — KUIS KILAT: REKAP MATERI SEBELUMNYA |
๐ง
Seberapa Ingat Kalian? Kuis Kilat 5 Menit!
Sebelum melanjutkan ke praktik,
Pak Guru akan mengajak kalian mengingat kembali materi dari pertemuan
sebelumnya melalui kuis kilat. Angkat tangan yang pertama bisa menjawab!
|
❓ KUIS KILAT — Siapa Bisa Menjawab Paling
Cepat?
|
|
๐ PAPAN INGATAN — Cek Pemahamanmu!
|
|
๐ RINGKASAN KILAT — Materi Pertemuan
Sebelumnya
|
|
๐คธ SESI 2 — RANGKAIAN SENAM PAGI NON-LOKOMOTOR
8×8 HITUNGAN |
๐
Apa
Itu Senam Pagi Non-Lokomotor 8×8?
Senam pagi non-lokomotor adalah
rangkaian gerakan terstruktur yang dilakukan di tempat mengikuti hitungan 8×8
(delapan kali delapan hitungan). Setiap 8 hitungan berisi satu gerakan utama
dengan variasinya. Ini adalah cara paling efektif untuk mempraktikkan SEMUA
gerak non-lokomotor dalam satu sesi yang mengalir dan menyenangkan!
|
๐ซ Rutinitas Senam Pagi Kelas 4 — Dari Biasa
Menjadi Luar Biasa! Dulu, murid kelas 4 hanya
melakukan senam pagi dengan gerakan acak dan tidak terstruktur. Pak Guru
kemudian mengajarkan rangkaian senam 8×8 yang menggabungkan semua gerak
non-lokomotor yang sudah dipelajari. Hasilnya mengejutkan: setelah 2 minggu
rutin, murid yang tadinya sering pegal punggung karena duduk lama di kelas,
sekarang merasa lebih segar. Murid yang sering cedera saat olahraga juga
jarang mengalami keseleo karena otot dan sendinya sudah terlatih lebih
lentur. Senam pagi 10 menit benar-benar mengubah segalanya! |
๐
Rangkaian Senam Pagi Non-Lokomotor 8×8 — Lengkap & Terstruktur
Ikuti rangkaian 8 gerakan berikut
secara berurutan. Setiap gerakan dilakukan selama 8 hitungan, kemudian langsung
lanjut ke gerakan berikutnya tanpa berhenti. Total waktu: ±5–7 menit.
|
GERAKAN 1 ๐ MEMBUNGKUK KE DEPAN 8 Hitungan |
Berdiri
tegak, kaki selebar bahu. Pada hitungan 1: bungkukkan badan ke depan
perlahan, raih ujung kaki sejauh yang bisa dijangkau. Hitungan 2–7: tahan
posisi sambil napas normal. Hitungan 8: kembali tegak perlahan. Lutut boleh
sedikit ditekuk jika terasa tegang. ๐
Jangan bangkit terlalu tiba-tiba — bisa pusing! Kembali tegak secara
perlahan. |
|
GERAKAN 2 ๐ MELIUK KE KIRI & KANAN 8+8 Hitungan |
Dari
posisi tegak, angkat tangan kanan lurus ke atas. Hitungan 1–4: liukkan tubuh
ke KIRI, tangan kanan mengikuti — rasakan regangan di sisi kanan tubuh.
Hitungan 5–8: kembali tegak lalu langsung meliuk ke KANAN dengan tangan kiri
ke atas. Gerakan harus mulus tanpa patah-patah. ๐
Pandangan ke depan, bukan ke lantai. Pinggang yang bergerak, bukan bahu. |
|
GERAKAN 3 ๐ MEMUTAR BADAN 8 Hitungan |
Posisi
kaki tetap, tangan di pinggang atau direntangkan ke samping. Hitungan 1–4:
putar badan ke KIRI perlahan — coba lihat ke arah belakang. Hitungan 5–8:
putar ke KANAN. Ulangi 2 kali putaran per sisi. Variasi: hitungan ganjil
putar kepala saja, hitungan genap putar seluruh badan. ๐
Kaki tidak ikut berputar! Hanya pinggang ke atas yang bergerak. Ini bukan
gerak lokomotor. |
|
GERAKAN 4 ๐ซณ MENGAYUN TANGAN 8 Hitungan |
Berdiri
rileks, kedua kaki selebar bahu. Hitungan 1: ayunkan kedua tangan ke depan
setinggi bahu. Hitungan 2: ayunkan ke belakang. Hitungan 3–4: ayunkan ke atas
kepala lalu ke bawah (amplitudo penuh). Hitungan 5–8: ulangi dengan kecepatan
lebih cepat mengikuti irama. ๐
Jangan kaku! Biarkan tangan bergerak bebas seperti pendulum jam. Bahu tetap
rileks. |
|
GERAKAN 5 ๐ช MENDORONG KE DEPAN 8 Hitungan |
Posisi
sikap kuda-kuda (kaki kiri di depan, kaki kanan di belakang). Kedua tangan di
depan dada. Hitungan 1–2: dorong kedua tangan ke depan dengan kuat (lengan
lurus). Hitungan 3–4: tarik kembali ke dada. Ulangi 4 kali. Variasi hitungan
7–8: dorong ke atas seperti menekan langit-langit. ๐
Kontraksikan otot dada dan trisep saat mendorong. Tubuh stabil, tidak
terhuyung ke depan. |
|
GERAKAN 6 ๐คฒ MENARIK KE DALAM 8 Hitungan |
Posisi
berdiri tegak. Rentangkan kedua tangan ke depan lurus. Hitungan 1–2: tarik
kedua siku ke belakang dengan kuat seperti menarik dua tali dari depan — bahu
belikat menyatu. Hitungan 3–4: dorong kembali ke depan. Ulangi 4 kali.
Rasakan otot punggung dan bisep bekerja! ๐
Saat menarik, dada membusung ke depan dan bahu belikat saling mendekati. Itu
tandanya benar! |
|
GERAKAN 7 ๐ฆต MENEKUK LUTUT 8 Hitungan |
Berdiri
tegak, tangan di samping. Hitungan 1–4: tekuk kedua lutut perlahan turun ke
posisi squat setengah (tidak perlu jongkok penuh). Hitungan 5–8: naik kembali
perlahan ke posisi berdiri tegak. Variasi: pada hitungan ke-4 (posisi bawah),
tahan 2 detik sebelum naik. ๐
Lutut tidak melebihi ujung jari kaki saat menekuk. Punggung tetap lurus —
tidak membungkuk. |
|
GERAKAN 8 ๐ MERENTANG SEMULAYA 8 Hitungan |
Gerakan
PENUTUP rangkaian. Berdiri tegak. Hitungan 1–4: angkat kedua tangan ke atas
sejauh dan setinggi mungkin, berdiri jinjit — rasakan seluruh tubuh terentang
dari ujung jari tangan hingga ujung jari kaki! Hitungan 5–6: turunkan tangan
perlahan. Hitungan 7–8: napas dalam-dalam, rileks. ๐
Ini adalah gerakan GRAND FINALE rangkaian. Lakukan dengan penuh semangat dan
ekspresif! |
|
๐ Catatan Keamanan Penting Selama Praktik
Senam:
|
|
๐ฎ SESI 3 — NON-LOKOMOTOR DALAM OLAHRAGA
TRADISIONAL INDONESIA |
๐ฎ๐ฉ
Kekayaan Gerak dalam Olahraga Tradisional Kita!
Indonesia memiliki kekayaan
olahraga dan permainan tradisional yang luar biasa. Tahukah kalian bahwa hampir
semua olahraga tradisional Indonesia mengandung gerak non-lokomotor yang kaya?
Mari kita eksplorasi bersama!
|
๐ญ Pak Guru Terpesona dengan Permainan
Kampung! Saat mudik lebaran, Pak
Guru melihat anak-anak kampung bermain berbagai permainan tradisional. Yang
membuat Pak Guru kagum: semua gerakan dalam permainan tradisional itu sangat
kaya akan gerak non-lokomotor! Anak-anak membungkuk, meliuk, memutar, mendorong,
dan menarik — semua secara alami dan menyenangkan tanpa harus menghafal teori
dulu. Pak Guru langsung terinspirasi untuk membawa semangat permainan
tradisional ini ke kelas kita! |
|
๐ฎ
Olahraga Tradisional |
๐คธ
Gerak Non-Lokomotor yang Digunakan |
๐
Contoh Kombinasi |
๐
Daerah Asal |
|
๐คผ
Pencak Silat |
Memutar
badan, mendorong, menarik, menekuk lutut, membungkuk |
Memutar +
mendorong + menekuk (jurus dasar) |
Seluruh
Indonesia |
|
๐น
Panahan Tradisional |
Merentangkan
tangan, menarik tali busur, menekuk siku |
Merentang
+ menarik + tahan posisi (mengincar) |
Jawa,
Kalimantan |
|
๐ช
Debus / Permainan Ketangkasan |
Meliuk
tubuh, memutar badan, membungkuk extrem |
Meliuk +
memutar + menekuk punggung ke belakang |
Banten |
|
๐ฅ
Tarung Derajat |
Mendorong,
menarik, memutar badan, menekuk siku |
Memutar +
mendorong + menekuk (serangan & tangkisan) |
Jawa
Barat |
|
๐ญ
Tari Saman |
Meliuk
badan, membungkuk, mengayun tangan, memutar kepala |
Membungkuk
+ mengayun + meliuk (gerakan saman) |
Aceh |
|
๐
Kuda Lumping |
Membungkuk,
meliuk, memutar, mengayun lengan |
Memutar +
membungkuk + mengayun (tarian kuda) |
Jawa |
|
๐ฏ
Sumpit Tradisional |
Merentang
bibir & pipi, menekuk leher, mendorong napas |
Menekuk +
merentang + mendorong (meniup sumpit) |
Kalimantan,
Papua |
|
๐คธ
Enggrang |
Menekuk
lutut untuk keseimbangan, merentang tangan |
Menekuk +
merentang + mengayun tangan (keseimbangan) |
Jawa,
Sumatra |
|
๐ญ Mari Coba Gerakan Dasar Tari Saman — Sarat
Non-Lokomotor! Tari Saman dari Aceh
adalah salah satu tarian paling terkenal di Indonesia dan di dunia. Yang
menarik: hampir SEMUA gerakan dalam Tari Saman adalah gerak NON-LOKOMOTOR!
Penari tidak berpindah tempat — mereka duduk bersila atau berlutut, lalu
tubuh mereka bergerak dengan sangat dinamis. Yuk coba gerakan dasarnya!
|
|
๐ฅ Pencak Silat — Beladiri Nasional Kaya
Non-Lokomotor! Pencak Silat adalah
olahraga beladiri asli Indonesia yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan
Budaya Tak Benda pada tahun 2019. Gerak non-lokomotor sangat dominan dalam
pencak silat!
|
|
๐จ SESI 4 — PROJECT MINI: KREASI RANGKAIAN
GERAKKU! |
๐จ
Waktunya Berkreasi — Rancang Rangkaian Gerakmu Sendiri!
Setelah mempelajari dan
mempraktikkan berbagai gerak non-lokomotor, kini saatnya kalian BERKREASI!
Kalian akan bekerja dalam kelompok kecil untuk merancang dan memperagakan
rangkaian gerak non-lokomotor kreasi sendiri. Ini adalah kesempatan untuk
mengekspresikan diri melalui gerak!
|
๐ PANDUAN PROJECT MINI — RANGKAIAN GERAK
KREASI KELOMPOK
|
๐
Lembar Rancangan Rangkaian Gerak — Isi Bersama Kelompokmu!
|
๐ LEMBAR RANCANGAN KELOMPOK Nama Kelompok : _________________________________________ Anggota : 1. ________________
2. ________________ 3.
________________ 4. ________________ Tema Rangkaian : _________________________________________ (contoh: Pagi
Ceria / Semangat Pejuang / Gerak Alam)
|
|
๐ก Contoh Rangkaian Kreasi Kelompok — 'GERAK
PAGI CERIA' Berikut contoh rangkaian
yang dibuat oleh kelompok fiktif untuk menginspirasi kalian:
|
|
๐ SESI 5 — LKPD: PENILAIAN DIRI &
PENILAIAN ANTAR TEMAN |
๐
Mengapa Perlu Penilaian Diri?
Penilaian diri (self-assessment)
adalah keterampilan penting yang mengajarkan kita untuk jujur mengevaluasi
kemampuan sendiri. Dalam olahraga, atlet profesional selalu melakukan evaluasi
diri setelah setiap latihan untuk mengetahui apa yang perlu diperbaiki. Kalian
pun bisa melakukannya!
|
๐ LKPD 1 — PENILAIAN DIRI (Self-Assessment) Nama Murid : _________________________ Kelas : ____________ Tanggal : ______________ Beri
tanda ✓ pada kolom yang sesuai dengan kemampuanmu secara JUJUR!
Total Skor Diri
Sendiri: _____ / 30 Nilai: _____ / 100 Cara
hitung nilai: (Total Skor ÷ 30) × 100 Refleksi
saya: Setelah belajar non-lokomotor, hal yang paling saya kuasai adalah __________________________ dan yang masih perlu saya latih
adalah __________________________. |
|
๐ค LKPD 2 — PENILAIAN ANTAR TEMAN (Peer
Assessment) Amati
presentasi kelompok teman, lalu isi tabel penilaian berikut dengan jujur dan
sportif! Nama Penilai : _________________________ Kelompok yang
Dinilai : ___________________
Catatan:
Skor 4 = Sangat Baik | Skor 3 = Baik | Skor 2 = Cukup | Skor 1 = Perlu
Perbaikan |
|
๐ LATIHAN SOAL LANJUTAN — LEBIH MENANTANG! |
Soal-soal di bawah ini lebih
menantang dari pertemuan sebelumnya. Gunakan semua pengetahuan dan pengalaman
praktik yang sudah kalian miliki!
1. Pak Guru memimpin rangkaian
senam 8×8 hitungan yang terdiri dari: membungkuk → meliuk → memutar → mengayun
→ mendorong → menarik → menekuk → merentang. Apa yang tepat menggambarkan
rangkaian ini?
a. Rangkaian variasi gerak
lokomotor
b. Rangkaian kombinasi gerak
non-lokomotor Tipe 1 (Non-Loko + Non-Loko)
c. Rangkaian kombinasi gerak
manipulatif
d. Variasi gerak berdasarkan
perubahan kecepatan
2. Saat memimpin Tari Saman,
seorang pemimpin melakukan gerakan 'guncang' yaitu mengayunkan badan ke kiri
dan kanan mengikuti irama musik rebana. Ini merupakan variasi gerak
berdasarkan...
a. Perubahan arah dan irama
b. Perubahan kecepatan dan
level
c. Perubahan intensitas dan
level
d. Perubahan arah dan kecepatan
saja
3. Dalam penilaian diri
rangkaian gerak kreasi kelompok, Dina mendapat total skor 24 dari 30. Berapa
nilai akhir Dina?
a. 24
b. 80
c. 60
d. 90
4. Seorang pesilat melakukan
kuda-kuda dengan menekuk kedua lutut, lalu memutar badan 90° ke kiri, kemudian
mendorong tangan ke depan. Urutan ini adalah contoh kombinasi gerak...
a. Lokomotor saja (karena ada
perpindahan posisi badan)
b. Non-lokomotor Tipe 1
(menekuk + memutar + mendorong — semua di tempat)
c. Manipulatif karena ada
dorongan tangan
d. Lokomotor dan manipulatif
5. Kelompok A membuat
rangkaian: membungkuk amplitudo kecil → membungkuk amplitudo besar → membungkuk
ke samping. Kelompok B membuat: membungkuk → memutar → mengayun. Perbedaan yang
TEPAT adalah...
a. Kelompok A variasi, Kelompok
B kombinasi
b. Kedua kelompok membuat
variasi gerak
c. Kelompok A kombinasi,
Kelompok B variasi
d. Kedua kelompok membuat
kombinasi gerak
6. Mengapa dalam rangkaian
senam non-lokomotor, gerakan MERENTANG diletakkan di bagian AKHIR (penutup)?
a. Karena merentang adalah
gerakan paling sulit dan harus dilakukan saat otot sudah panas
b. Karena merentang hanya bisa
dilakukan setelah semua gerakan lain selesai
c. Karena merentang berfungsi
sebagai pendinginan — memulihkan otot setelah serangkaian gerak aktif
d. Karena merentang
menghasilkan tenaga yang dibutuhkan untuk gerakan berikutnya
7. Tari Saman dari Aceh diakui
sebagai Warisan Budaya Tak Benda dunia oleh UNESCO. Gerak UTAMA dalam Tari
Saman yang termasuk non-lokomotor adalah...
a. Berlari maju mundur sambil
bertepuk
b. Membungkuk, mengayun, dan
meliuk badan sambil duduk/berlutut di tempat
c. Melompat-lompat mengikuti
irama musik
d. Merangkak dan berguling di
atas lantai
8. Saat melakukan gerakan
MENDORONG dalam rangkaian senam, posisi yang PALING BENAR adalah...
a. Kaki rapat, badan membungkuk
90°, tangan didorong ke lantai
b. Sikap kuda-kuda, badan
stabil, kedua tangan didorong ke depan dengan otot dada dan trisep aktif
c. Berdiri jinjit, badan
melengkung ke belakang, tangan didorong ke atas
d. Duduk bersila, badan
berputar, tangan didorong ke samping
9. Dalam lembar penilaian antar
teman, kelompok Budi mendapat skor 3 untuk 'Kreativitas', 4 untuk 'Teknik', 3
untuk 'Kekompakan', 4 untuk 'Kelancaran', dan 4 untuk 'Percaya Diri'. Berapa
total NILAI kelompok Budi?
a. 18
b. 90
c. 80
d. 100
10. Setelah mengikuti seluruh
pembelajaran variasi dan kombinasi gerak non-lokomotor, manfaat JANGKA PANJANG
yang paling dirasakan oleh murid kelas 4 adalah...
a. Bisa berlari lebih cepat
dari semua teman
b. Hanya bisa melakukan gerakan
non-lokomotor saat pelajaran PJOK
c. Tubuh lebih lentur, postur
lebih tegap, risiko cedera berkurang, dan dapat menerapkan gerak yang benar
dalam semua olahraga
d. Tidak perlu pemanasan lagi
sebelum olahraga karena otot sudah terlatih
|
๐ KUNCI JAWABAN SOAL LANJUTAN 1. b | 2.
a |
3. b | 4. b
| 5. a | 6. c | 7. b
| 8. b | 9.
b |
10. c ๐ก
Penjelasan Soal No. 9: 3+4+3+4+4 = 18 poin. Nilai = (18 ÷ 20) × 100 = 90. |
๐
Rubrik Penilaian Project Mini — Rangkaian Kreasi Kelompok
|
Aspek |
Nilai 4
(Sangat Baik) |
Nilai 3
(Baik) |
Nilai
1–2 (Perlu Perbaikan) |
|
๐จ
Kreativitas Gerak |
5+
gerakan berbeda, ada tema yang unik dan kohesif, ada unsur seni/budaya |
5 gerakan
berbeda dengan tema yang cukup jelas |
Kurang
dari 5 gerakan atau semua gerakan sangat serupa |
|
✅ Teknik
Gerakan |
Semua
anggota melakukan teknik dengan postur benar dan terkontrol |
Sebagian
besar gerakan benar dengan 1–2 kesalahan kecil |
Banyak
kesalahan teknik: postur salah, sendi dipaksakan |
|
๐ค
Kekompakan |
Semua
bergerak serentak, ekspresi muka positif, saling mendukung |
Sebagian
besar serentak, ada 1–2 yang tidak sinkron |
Gerakan
tidak serentak, tidak ada koordinasi kelompok |
|
๐
Kelancaran |
Transisi
antar gerak sangat mulus, tidak ada jeda/berhenti mendadak |
Transisi
cukup mulus dengan 1–2 jeda kecil |
Sering
berhenti di tengah, transisi antar gerak sangat kaku |
|
✨
KESIMPULAN PERTEMUAN LANJUTAN |
Pada pertemuan lanjutan ini, kita
telah berhasil memperdalam pemahaman tentang variasi dan kombinasi gerak dasar
non-lokomotor dari sekadar teori menjadi praktik nyata yang bermakna. Melalui
Kuis Kilat, terbukti bahwa pemahaman dari pertemuan sebelumnya sudah tertanam
dengan baik. Melalui Senam Pagi Non-Lokomotor 8×8 Hitungan, kita mempraktikkan
seluruh 8 gerak dasar dalam satu rangkaian yang mengalir.
Eksplorasi gerak non-lokomotor
dalam Olahraga Tradisional Indonesia — dari Pencak Silat hingga Tari Saman —
membuka wawasan bahwa warisan budaya kita sesungguhnya sangat kaya akan gerak
yang bermakna dan bernilai tinggi. Project Mini Kreasi Rangkaian Gerak melatih
kemampuan berpikir kreatif, kerja sama tim, dan kepercayaan diri tampil di
depan umum.
|
๐ Poin Utama Pertemuan Lanjutan: •
✅ Rekap Materi: 8 Gerak Non-Loko + 5 Variasi
+ 3 Tipe Kombinasi — sudah dikuasai! •
✅ Rangkaian Senam 8×8 Hitungan: praktikkan
setiap pagi untuk kebugaran optimal! •
✅ Non-Lokomotor dalam budaya: Pencak Silat
& Tari Saman kaya gerak bermakna. •
✅ Project Kreasi: berani merancang, berlatih,
dan tampil di depan teman! •
✅ Penilaian Diri & Antar Teman: jujur
mengevaluasi diri adalah kunci kemajuan.
|
|
๐ PENUTUP |
|
Assalamu'alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh. Alhamdulillah, dengan
penuh rasa syukur kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, rangkaian pembelajaran
Variasi dan Kombinasi Pola Gerak Dasar Non-Lokomotor untuk Kelas 4 SD telah
selesai kita lalui bersama — dari pengenalan konsep pada pertemuan pertama,
hingga praktik mendalam, kreasi, dan penilaian pada pertemuan lanjutan ini.
Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad
Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Kepada Anak-anak Kelas
4 yang Pak Guru banggakan, Kalian telah membuktikan
bahwa belajar gerak bukan hanya soal menghafal nama-nama gerakan di buku
teks, tetapi soal merasakan manfaatnya langsung di tubuh sendiri. Dari
rangkaian senam pagi yang membuat badan lebih segar, eksplorasi gerakan
Pencak Silat dan Tari Saman yang membanggakan budaya bangsa, hingga kreasi
rangkaian gerak kelompok yang penuh semangat dan kreativitas — semuanya
adalah pengalaman belajar yang tak ternilai. Pak Guru berpesan dengan
sangat serius: jadikan Rangkaian Senam Pagi Non-Lokomotor 8×8 sebagai
RUTINITAS HARIAN kalian! Lima menit setiap pagi — membungkuk, meliuk,
memutar, mengayun, mendorong, menarik, menekuk, dan merentang — akan
memberikan manfaat yang terasa dalam waktu dua minggu. Otot lebih lentur,
punggung tidak mudah pegal, konsentrasi belajar meningkat, dan penampilan
dalam semua cabang olahraga pun akan membaik. Kepada Bapak dan Ibu
Orang Tua / Wali Murid yang terhormat, Kami menyampaikan
apresiasi yang setinggi-tingginya atas kepercayaan dan dukungan Bapak dan Ibu
selama ini. Pada pertemuan lanjutan ini, anak-anak tidak hanya belajar gerak
— mereka juga belajar bekerja sama dalam kelompok, menilai diri sendiri
secara jujur, menilai teman secara sportif, dan tampil berani di depan umum.
Semua keterampilan itu adalah bekal kehidupan yang jauh melampaui batas
pelajaran PJOK. Kami mengundang Bapak dan
Ibu untuk menanyakan kepada putra-putri: 'Gerakan apa saja yang sudah kamu
kuasai?' dan 'Coba tunjukkan Ayah/Ibu rangkaian gerakmu!' Saat anak
mempraktikkan gerakan dan mendapat applause dari orang tua, kepercayaan
dirinya akan tumbuh berlipat ganda.
Semoga Allah Subhanahu wa
Ta'ala senantiasa melimpahkan kesehatan, kekuatan, kecerdasan, dan keberkahan
kepada kita semua. Semoga ilmu yang kita pelajari dan praktikkan menjadi ilmu
yang bermanfaat, dan semoga generasi penerus kita tumbuh menjadi generasi
yang sehat, aktif, kreatif, dan berkarakter mulia. Aamiin ya Rabbal 'Alamin. Wassalamu'alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.
|
๐
Materi Ajar PJOK Kelas 4 SD
· Non-Lokomotor PERTEMUAN
LANJUTAN · Praktik, Kreasi & Penilaian ·
Semester 1 · TP 2027/2027
Komentar
Posting Komentar